NU Ciamis Online - Madrasah Aswaja Pelajar NU (MAP NU) yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Ciamis berlangsung di Gedung Asrama Haji Ciamis, Sabtu (14/3/2026).Kegiatan ini diikuti puluhan pelajar utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU se-Kabupaten Ciamis dan menjadi puncak rangkaian peringatan harlah IPNU–IPPNU Ciamis tahun ini.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabag Kesra Kabupaten Ciamis Anwar Solahudin, Ketua PC Muslimat NU Ciamis, sekretaris PCNU kabupaten Ciamis Tatang Nawawi, serta perwakilan Kodim 0613 Ciamis.
Saat membuka kegiatan, Kabag Kesra Kabupaten Ciamis, Anwar Solahudin, menyampaikan bahwa tema “Meneguhkan Khidmat Pelajar Menuju Peradaban Mulia” merupakan pesan penting bagi pelajar NU agar mampu memadukan keilmuan, akhlak, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, tema tersebut menegaskan tiga hal pokok, yakni meneguhkan semangat khidmat, memperkuat identitas pelajar sebagai generasi yang berilmu dan berakhlak, serta mendorong kontribusi pelajar dalam membangun peradaban yang lebih baik.
Ketua panitia pelaksana, Irfan Hanafi, menegaskan bahwa MAP NU bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari proses kaderisasi pelajar NU.
“MAP NU menjadi ruang kaderisasi untuk meneguhkan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat khidmat pelajar NU di tengah tantangan era digital,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi penting terkait keaswajaan dan orientasi pergerakan pelajar NU.
Materi pertama disampaikan oleh Tatang Nawawi yang membahas Ideologi Aswaja An-Nahdliyah sebagai manhaj berpikir dan bergerak. Ia menekankan pentingnya memahami ajaran Islam secara moderat, menjaga tradisi bermazhab, serta mampu menyikapi perbedaan pemahaman keagamaan secara bijak.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Dr. H. Dadang Gani, M.Ag., yang mengulas orientasi pergerakan pelajar NU, mulai dari pentingnya sanad keilmuan, penguatan organisasi sebagai sarana perjuangan, hingga membangun ukhuwah di lingkungan pelajar.
Adapun materi ketiga disampaikan oleh narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis yang membahas karakteristik pelajar NU di era digital, meliputi penguatan wawasan kebangsaan, literasi digital, serta kewaspadaan terhadap radikalisme dan intoleransi di ruang digital.
Melalui kegiatan MAP NU ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat pemahaman keaswajaan sekaligus menumbuhkan semangat berkhidmat sebagai generasi pelajar NU yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi masyarakat di tengah tantangan era digital.
Kontributor : Alis
#Madrasah #Aswaja #IPNU #IPPNU #Ciamis
Posting Komentar untuk "Madrasah Aswaja Teguhkan Ideologi Bagi Pelajar Dalam Menghadapi Tantangan Zaman"